TAREKAT MARIA MEDIATRIX

PER MARIAM AD JESUM

Archives March 2024

Bertobat Untuk Berubah

Bagikan kepada teman-teman anda ...

Penulis: Sr. Antonia Renwarin

Asal Paroki: St. Lodovikus Faan

Bacaan Pertama Daniel 13:1-9,15-17,19-30,33-62

Bacaan Injil Yohanes 8:1-11

Para Suster yang dikasihi Kristus,…

Bacaan injil hari ini mengisahkan tentang perempuan yang telah berbuat dosa yang diampuni Tuhan Yesus. Saya inign menceritakan pengalaman saya sebelum masuk biara. Dahulu saya dikenal dengan anak yang nakal dan keras kepala. Sebagai anak bungsu dari 7 bersaudara, saya ingin diperlakukan labih istimewa dari saudara-saudara saya. Apa yang saya inginkan harus bisa tercapai.

Almarhum bapak saya merasa sangat kwatir dengan perbuatan-perbuatan saya yang sering saya tidak indahkan. Saya dilarang almarhum untuk tidak urak-urakan dengan teman-teman saya mengendarai sepeda motor. Saya sering dinasihati bapak saya namun saya seringkali tidak mematuhinya. Kini dia sudah tak ada dan saya perlahan-lahan untuk mengingat kembali nasihat-nasihatnya. Saat ini yang menggantikan sosok bapak saya dalam biara yaitu para pimpinan dan teman-teman suster. Saya berniat untuk bisa menjadi seorang biarawati yang baik.

Para suster yang terkasih,…

Melalui bacaan injil hari ini, marilah kita belajar dari Maria Magdalena seorang perempuan berdosa yang bertobat. Semoga dalam masa prapaskah ini kita sadar akan dosa-dosa kita dan membuat sebuah keputusan yang tegas tentang pertobatan kita. Roh Tuhan menyertai kita sekalian.

TUHAN ITU PENYEMBUH

Bagikan kepada teman-teman anda ...

Penulis: Sr. Maria Xaveria Merek

Asal Paroki: Hati Kudus Yesus Morotai-Maluku Utara

Bacaan I: Yesaya 65:17-21.

Bacaan Injil: Yohanes 4:43-54

Para suster yang terkasih,…

Bacaan hari ini mengisahkan peristiwa penyembuhan. Tidak ada yang mustahil ketika kita benar-benar pecaya dan menaruh harapan sepenuhnya pada rencana dan kehendak Tuhan. Kita pasti disembuhkan dari berbagai penyakit fisik maupun psikis.

Dalam perjalanan panggilan ini, saya pernah mengalami sakit. Ceritanya berawal dari sini. Sejak masa kecil saya bercita-cita untuk menjadi pelayan Tuhan. Saya pernah mengutarakan keinginan ini kepada kedua orang tua dan pastor paroki bahwa saya ingin menjadi pastor. Lantas mereka mengatakan bahwa perempuan tidak bisa menjadi pastor hanya bisa menjadi seorang suster.

Setelah lulus SMA pada tahun 2020, saya bersiap-siap untuk mewujudkan mimpi saya menjadi seorang suster. Saya meminta restu dari orang tua berangkat ke Ambon untuk masuk biara tetapi tidak diijinkan karena masih Corona. Beberapa bulan kemudian saya mengutarakan hal yang sama kepada orang tua dan lagi-lagi tikda diijinkan dengan alasan bahwa transportasi belum dibuka.

Sewaktu liburan di kampung, saya jatuh sakit. Saya menderita sakit tenggorokan dan deman. Saya mulai mengonsumsi obat medis tetapi tidak ada perubahan. Saya di bawa ke rumah sakit tetapi tidak ditemukan penyakitnya. Saya juga di bawa ke penyembuh kampung tetapi tak kunjung sembuh. Selama seminggu saya susah makan. Saya melihat kedua orang tua ku selalu berdoa untuk kesembuhan saya.

Pada satu hari kedua orang tua ku mendengar berita bahwa Pastor Paroki sedang mengadakan pelayanan di Stasi Cendana. Mereka mengundang pastor ke rumah agar bisa mendoakan saya yang sedang sakit. Ketika mendengar suara pastor, saya pun bangun dan memeluk pastor. Pastor melilitkan stola ungu pada leher saya dan mengatakan di ujung stola ini ada sehelai jubah Yesus. Dalam hati saya berdoa, Tuhan Engkau pasti memelihara apa yang Engkau bangun sendiri dalam diri saya. Pastor mengebaskan debu pada leher saya dan mengatakan, besok ke pastoran, kita siap-siap ke Ambon. Setelah pastor kembali saya sembuh dan bisa makan.

Para suster yang terkasih,…

Apa yang tidak mungkin bagi kita, sangatlah mungkin bagi Allah. Ketika kita serahkan pergumulan hidup kita kepada Tuhan maka Tuhan menyelamatkan kita. Kita akan disembuhkan oleh Tuhan asal kita sungguh percaya akan rahmat penyembuhan Tuhan itu sendiri. Marilah kita menjaga iman kita kepada Tuhan, biarlah Tuhan yang berkarya atas hidup kita.

IMAN YANG MENYELAMATKAN

Bagikan kepada teman-teman anda ...

Penulis: Sr. Hilariani Christy

Paroki asal: St. Petrus Remu-Sorong

Wayare, 04 Maret 2024

Bacaan I: Kitab 2 Raja-raja: 5:1-15a.

Bacaan: Injil Lukas 4:24-30.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, …

Bacaan injil Lukas mengisahkan tentang Yesus mengalami pengalaman pahit ditolak diu Nazareth kampung asalNya. Saya mau membagikan pengalaman bagaimana sayapun penolakan sejak saya masih di dalam kandungan. Ibu saya tidak menginginkan kehadiran saya di dunia.

Saya berasal dari keluarga muslim yang fanatik. Saat saya duduk di bangku SMP, saya memutuskan untuk menjadi seorang katolik. Keputusan ini membuat saya dibenci dan tidak dianggap lagi sebagai bagian dari anggota kelurga.

Setelah saya lulus sekolah, saya langsung mulai mencari pekerjaan. Saya mendapatkan pekerjaan di bagian kontraktor dan saya sudah memiliki penghasilan bunannya. Dari penghasilan yang saya terima, saya mulai menabung dan puji Tuhan saya bisa membeli rumah dan kendaraan. Sejak t ahun 2013, saya mulai bekerja di beberapa perusahan. Penghasilan saya pun bertambah. Motivasi saya adalah agar saya bisa memperoleh penghasilan yang banyak dan saya bisa memperoleh kepuasan dari pekerjaan itu. Saya mengakhiri pekerjaan di pelbagai perusahan pada tahun 2019 dan memutuskan untuk masuk biara menjadi seorang suster .

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, …

Saya menyerahkan hidup saya untuk fokus pada Tuhan Yesus untuk melayani, mengabdi dan bekerja di Kebun AnggurNya. Saya memilih jalan ini agar hidup saya berguna dan berarti. Artinya, semua jalan berarti bagi Tuhan apapun itu untuk masing-masing pribadi dan saya memilih jalan menjadi seorang biarawati. Keputusan besar ini ini membuat saya semakin dibenci dan disangkal oleh keluarga. Masih terngiang di ingatanku tentang kata-kata kakak kandungku: “Kalau kamu berani masuk biara kamu bukan adiku lagi, saya bukan kakakmu. Bagi saya kamu sudah mati.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, …

Tuhan Yesus meskipun mengalami penolakan di kampung halamanNya, Ia tetap melakukan pekerjaanNya untuk menyembuhkan orang sakit, membuat mujizat dan menyelamatkan banyak orang. Dalam hidup ini saya mengalami penolakan begitu banyak, dibenci, dihujat dan lain-lain. Apakah saya mundur? Sama sekali tidak ! Saya hanya memiliki iman akan Kristus, itu sudah cukup bagi saya. Saya percaya Tuhan akan menyelesaikan menurut cara Tuhan. Atas dasar itu, saya harus tetap bangkit bila jatuh. Saya bermenung bahwa pengalaman pahit dalam hidup bukan untuk disimpan di dalam hati tetapi harus dipersembahkan dalam terang Kasih Tuhan.

Bacaan pertama mengisahkan bagaimana seorang panglima bernama Naaman yang di sembuhkan dari penyakit kusta di sembuhkan karena ia memiliki iman yang kuat. Saya pun merasa disembuhkan dari pengalaman pahit ditolak dan dibenci, kini saya merasa bahagia dan damai dengan iman yang saya pilih dan menjadi seorang biarawati. Dalam iman saya pecaya bahwa jalan ini akan menyelamatkan saya.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, …

Janganlan kita putus asa saat kita mengalami penolakan, dibenci atau dihujat. Kita percara bahwa Tuhan dengan kasih setiaNya tetap menolong dan menyelamatkan kita. Tuhan selalu melindungi dan menjaga kita orang-orang selalu berharap padaNya. Roh Tuhan menyertai kita.

Kirim Pesan
1
Tarekat Maria Mediatrix
Halo. Selamat datang di Tarekat Maria Mediatrix.
Ada yang bisa kami bantu?