TAREKAT MARIA MEDIATRIX

PER MARIAM AD JESUM

Kesabaran dan Ketekunan: Jalan mengenal Kehendak Allah.

Bagikan kepada teman-teman anda ...

Ditulis oleh: Sr Monika Boger

Asal Paroki: HKY Feruni Trangan

Bacaan I: 2 Petrus: 1: 1-7 | Bacaan Injil: Markus 12:1-12.

Para Suster yang terkasih,…

Dalam bacaan pertama dikisahkan tenatng janji Allah yang meneguhkanm iman kita untuk memperoleh cinta kasih, kesabaran, ketekunan dan kebersamaan dalam kehidupan kita sehari-hari serta bagi setiap orang yang kita jumpai.

Bacaan Injil mengisahkan tentang penggarap-penggarap kebun anggur yang membuat tindakan kepada ahli waris dengan kekerasan yang tidak di sukai oleh Tuhan Yesus yakni pembunuhan tanpa mengetahui kebiakan dari pemilik kebun anggur. Seringkali kita tidak sadar atas sikap kita yang mungkin membuat orang lain tidak suka dengan kata-kata kita.

Para Suster yang terkasih,…

Saya ingin mensharingkan sedikit pengalaman saya sebelum masuk biara. Keinginan ini sudah ada sejak SD kelas VI. Setelah tamat SMA panggilan ini pun hilang. Tapi melalui para suster TMM, Tuhan kembali menyapa saya. Secara diam-diam saya say masuk di komunitas Sta. Clara Dobo, pada tanggal 02 Juni 2021 jam 04:00 sore. Saya bertemu dengan Sr. Ida Jeujanan, TMM dan mengutarakan keinginan saya menjadi seorang suster.

Pengalaman ini saya menyadari bahwa segala sesuatu akan terjadi menurut kehendak Allah kendatipun kita tidak menyadarinya. Tuhan akan menghadirkan cinta kasihNya yang besar kepada semua orang. Kita hanya berharap kepadaNya dengan terus dengan kesabaran dan ketekunan. Dengan tindakan itu ktia dapat mengenal dengan lebih jelas arti kehendak Allah bagi kita.

Bertobat Untuk Berubah

Bagikan kepada teman-teman anda ...

Penulis: Sr. Antonia Renwarin

Asal Paroki: St. Lodovikus Faan

Bacaan Pertama Daniel 13:1-9,15-17,19-30,33-62

Bacaan Injil Yohanes 8:1-11

Para Suster yang dikasihi Kristus,…

Bacaan injil hari ini mengisahkan tentang perempuan yang telah berbuat dosa yang diampuni Tuhan Yesus. Saya inign menceritakan pengalaman saya sebelum masuk biara. Dahulu saya dikenal dengan anak yang nakal dan keras kepala. Sebagai anak bungsu dari 7 bersaudara, saya ingin diperlakukan labih istimewa dari saudara-saudara saya. Apa yang saya inginkan harus bisa tercapai.

Almarhum bapak saya merasa sangat kwatir dengan perbuatan-perbuatan saya yang sering saya tidak indahkan. Saya dilarang almarhum untuk tidak urak-urakan dengan teman-teman saya mengendarai sepeda motor. Saya sering dinasihati bapak saya namun saya seringkali tidak mematuhinya. Kini dia sudah tak ada dan saya perlahan-lahan untuk mengingat kembali nasihat-nasihatnya. Saat ini yang menggantikan sosok bapak saya dalam biara yaitu para pimpinan dan teman-teman suster. Saya berniat untuk bisa menjadi seorang biarawati yang baik.

Para suster yang terkasih,…

Melalui bacaan injil hari ini, marilah kita belajar dari Maria Magdalena seorang perempuan berdosa yang bertobat. Semoga dalam masa prapaskah ini kita sadar akan dosa-dosa kita dan membuat sebuah keputusan yang tegas tentang pertobatan kita. Roh Tuhan menyertai kita sekalian.

DIBALIK SENYUMMU TERNYATA ADA SAKIT YANG TAK TERTAHANKAN

Bagikan kepada teman-teman anda ...

SELAMAT JALAN KAKAKU TERSAYANG SR. ROSALIA SAKLIRESI TMM

‘Salib bagiku adalah sumber kekuatan’ sehingga derita dan pergumulan apapun harus dihadapi dengan senyum karena itu merupakan jalan terbaik bagiku menuju rumah Bapa di Surga…ade saya sakit, lidah pendek dan tidak bisa jalan karena kaki terasa berat melangkah, demikian kata-kata yang terlontar dari mulut Suster Rosalia Sakliresi TMM ketika kami menghubunginya via telpon pada tanggal, 30 April 2023, untuk memastikan mengapa Suster sebagai Pemimpin Wilayah Maluku Tengah tidak hadir dalam vigilih menjelang pesta Tarekat Maria Mediatrix (TMM) yang ke 96 tahun. Sedih ketika mendengar kalimat tersebut terlontar begitu saja bagai air mengalir dari mulutnya, kira-kira maksud dan tujuan apa, dada terasa sesak ketika ‘kata-kata yang terdengar di telinga’ sudah tidak jelas, sempat suster Rosalia menjelaskan kalau sakitnya tidak separah itu karena sudah sempat ke dokter di RST-Ambon dan menurut diagnose dokter tidak ada penyakit, hanya menjadi tanda heran kenapa sampai tidak bisa berjalan dan lidah terasa pendek dan bicara sudah tidak jelas, sontak saja pikiran  jadi kacau dan penuh tanya ‘kakaku ini sakit apa sebenarnya’ kenapa bicaranya tidak jelas ? kemarin terlihat masih segar bugar dan semangat dalam bekerja di kantor! demikian batinku bertanya-tanya tanpa jawaban yang pasti. Hari demi hari pun berlalu tanpa terbesit sedikitpun tentang sakit yang dialami suster Rosalia Sakliressi TMM karena tidak ada rasa curiga sedikitpun dari kami sebagai adik, kakak, teman, dan sahabat dalam persaudaraan Tarekat Maria Mediatrix (TMM). Dalam diam ku temukan jawaban ‘ternyata apa yang keluar dari mulutnya keluar dari hatinya yang terdalam, bahwa sakit adalah jalan untuk bertemu dengan Dia Sang pemberi kehidupan, maka apapun yang dialami, dirasakan dan dideritanya dipikulnya sendiri tanpa membebani konsusternya yang lain. Dihadapi semuanya dengan tabah dan tanpa keluh sehingga berita kematiannya pun menggemparkan setiap orang yang dekat dan kenal dengannya.  

Nasib berkata lain…..!! Hidup dan Matiku dalam tangan Tuhan Sang Pemberi Kehidupan.

Tepat pukul 02.30 wit ‘dini hari’ penghuni rumah biara pusat-Generalat TMM dikejutkan dengan berita duka dari ibu Lia ‘staf Perwakilam Yayaysan Bintang Timur Ambon’ bahwa ‘Suster Rosalia Sakliresi TMM’ telah dipanggil pulang oleh Sang Pemilik Kehidupan ke pangkuan abadi di Surga tepat pukul 00.05 wit di rumah sakit dr. Leimena Ambon. Sungguh memiluhkan dan sangat menyayat hati, antara sadar dan tidak sadar karena diliputi rasa kantuk dan kurang percaya adanya berita ini, membuat kami para Suster penghuni Generalat diam membisu, terpaku bagai patung tak bernyawa, lima menit kemudian kami disadarkan dengan tangisan dan rintihan seekor anjing peliharaan bernama ‘MOI’ anjing kesayang Suster Rosalia Sakliresi TMM, betapa gelisanya si Moi yang ingin menyampaikan sesuatu kepada kami, rintihan suaranya membuat kami serentak sadarkan diri dan menangis terseduh-seduh bahwa, Suster Rosa ‘sapaan sayang’ telah tiada, dia telah pergi untuk selamanya, dia pergi meninggalkan kita semua untuk selamanya.  Kaka, kepergianmu begitu cepat, tanpa pesan dan kesan sedikitpun, antara percaya dan tidak percaya bahwa secepat itu engkau pergi menghadap Sang pencipta. Jazatmu terbujur kaku, dan diam membisu didepanku, membuatku sadar bahwa hidup ini terasa pendek dan sangat singkat bagaikan kembang yang mekar diwaktu pagi dan layu diwaktu petang.   

  1. KETERANGAN PRIBADI

Nama Permandian               : YULIANA SAKLIRESSY  

Nama Suster                           : SR. ROSALIA SAKLIRESSY TMM

Tempat/Tgl Lahir                 : WOWONDA, 13 FEBRUARI 1961

Sr. Rosalia, lahir sebagai anak ke 6 dari 9 bersaudara, dari pasangan, bapak Linus Sakliressy dan mama Agustina Sarbunan.

B.  RIWAYAT PANGGILAN :

Keinginan dan kerinduan nona Yuliana Sakliressy, untuk mengikuti Kristus secara dekat sebagai seorang Biarawati, lahir dari pengalaman iman keluarga yang kemudian ditumbuhkembangkan dan diwujudkan didalam dan melalui Tarekat Maria Mediatrix.

Ia menjalani masa Aspiran pada bulan Juni, tahun 1984, masa Postulan: 07 Desember 1984 dan masa Novisiat: 1985-1986

Ia  mengikrarkan  Profesi  Pertama  dalam  Tarekat  Maria  Mediatrix  pada  tanggal:  08 Desember 1987 dengan Mottonya: Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.

Ia mengikrarkan Kaul Kekal sebagai Anggota Defenitif dalam Tarekat Maria Mediatrix pada tanggal: 08 Desember 1997

Merayakan pesta Perak 25 tahun membiara pada tangggal, 08 Desember 2012.

C.  RIWAYAT PENDIDIKAN

  1. SD Tahun 1974
  2. SLTP Tahun 1979
  3. SLTA Tahun 1983
  4. S1 Kateketik-IPI Malang pada tahun 2001

D. RIWAYAT PEKERJAAN

Sesudah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan dasar di (Novisiat), Sr. Rosalia Sakliresi TMM, (Almarhumah) di tugaskan di Komunitas TMM Yuniorat Kudamati sebagai tenaga pengajar di TK Maria Mediatrix Ambon pada tahun 1987-1988.

Pada tahun 1988 sampai 1990 bertugas di komunitas TMM Masohi sebagai tenaga pengajar di TK dan karya pastoral.

Pada tahun 1990 sampai 1991 bertugas di komunitas TMM Wayula-Buru Utara Barat sebagai: Tenaga Pengajar di SD dan Karya Pastoral.

Pada tahun 1991-1993 bertugas di Komunitas TMM Langgur, sebagai mahasisa di IPI Langgur.

Pada tahun 1994-1997 bertugas di Komunitas TMM Puruk Cahu Kalimantan Tengah sebagai tenaga pastoral.

Pada tahun 1998-2000 Tarekat memberikan tugas studi lanjut di AKI Widya Yuwana di Madiun-Jawa Timur.

Pada tahun 2000-2001 bertugas sebagai tenaga Pembina  di komunitas bina Novisiat TMM Wayare dan mengajar di SD Negeri Kudamati. 

Pada tahun 2001-2005 bertugas di komunitas TMM Benteng Atas, sebagai Pemimpin komunitas Bina Yuniorat dan mengajar di SD Negeri Kudamati.

Pada tahun 2005-2007 bertugas di komunitas TMM Kudamati sebagai tenaga  pengajar di SD Negeri Kudamati.

Pada tahun  2007-2008 mendapat tugas baru sebagai staf pembina Postulan di Benteng.

Pada tahun 2008-2009 diangkat sebagai Magistra di komunitas bina Postulan di Wayare.

Pada tahun 2010-2023  Suster bertugas sebagai Kepala Panti Asuhan Maria Mediatrix Kudamati.

Pada tahun 2010-2016 bertugas di komunitas TMM Kudamati sebagai staf pengajar di SMA Maria Mediatrix Ambon, Pemimpin Komunitas dan Pemimpin Wilayah Maluku Tengah.

Pada tahun 2017-2022 diangkat sebagai Kepala SMA Maria Mediatrix Ambon dan Pemimpin wilayah Maluku Tengah.

Pada bulan September  tahun 2022 diangkat oleh Pimpinan TMM sebagai Ketua Yayasan Bintang Timur Ambon.

23 diangkat oleh Pimpinan Umum Tarekat dalam jabatan sebagai Kepala  Panti Asuhan Maria Mediatrix Kudamati, 

E. AKHIR HIDUP

Sr. Rosalia Sakliresi TMM selama masa hidupnya, khususnya dalam menjalankan tugas dan pekerjaan yang diembankan Tarekat, Almaruhmah dikenal sebagai seorang pribadi yang tegas, disiplin, murah senyum, tekun, setia dan mempunyai semangat doa dan pengorbanan yang sangat tinggi. Ia selalu menampakan kekhasannya sebagai seorang Suster TMM yang selalu senyum, ramah, baik hati kepada sesama saudara dalam Tarekat maupun kepada siapa saja yang ia layani, secara khusus kepada anak-anak Panti Asuhan yang ia layani.

Hari Selasa tanggal, 02 Mei 2023 dihantar ke rumah sakit Ottoquiq-Passo karena kondisi sakit yang diderita. Karena kondisinya semakin menurun maka dirujuk ke RSUP dr. Leimena-Ambon untuk penangan lanjutan. Akhirnya Sr. Rosalia Sakliresi TMM menghembuskan nafasnya yang terakhir pada tanggal, 04 Mei 2023 pukul, 00.05 wit, di rumah sakit dr. Lenimena-Ambon, dalam usia 62 tahun, 2 bulan, 4 hari.

Dan akhirnya, kami mengucapkan SELAMAT  JALAN  SUSTER  menuju Rumah Bapa. Kami mengiringi kepergian Suster dengan doa-doa kami, semoga Sang mempelai Kristus sumber kasih dan kehidupan menjemput Suster untuk menikmati keselamatan dan kebahagiaan di surga. Doakan kami yang masih berziarah di dunia ini.

Ambon, 06 Mei 2023.

SELAYANG PANDANG SMA MARIA MEDIATRIX AMBON

Bagikan kepada teman-teman anda ...
SR. DITHA, TMM
  1. Sejarah Berdirinya SMA Maria Mediatrix Ambon

Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan bermartabat seperti yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat dan Bab XIII pasal 31 ayat 1-5. Pemerintah berkewajiban untuk menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional yang relevan dengan perkembangan IPTEK dan IMTAQ agar setiap Warga Negara Indonesia memiliki kecerdasan yang tangguh dalam setiap bidang pengetahuan. Hal tersebut di atas sangat berdampak bagi lulusan siswa SMP Naskat Maria Mediatrix dan juga belum dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa secara merata dalam bidang pendidikan.

Salah satu masalah yang sampai saat ini sangat terasa adalah pada saat penyaluran siswa baru. Sekalipun sudah ada juknis dan juklak yang diturunkan oleh pihak dinas pendidikan untuk mengatur tata cara penyaluran siswa baru seperti sistem rayonisasi ditambah dengan rapat-rapat yang diadakan oleh MKKS namun masalah itu tidak dapat terselesaikan. Banyak siswa yang tidak dapat diterima di sekolah yang ditujui dengan alasan”Ruang belajar yang terbatas”. Dengan demikian pihak sekolah sibuk untuk berupaya agar siswa dapat diterima dengan berbagai cara yang diluar ketentuan yang berlaku.

Hal seperti di atas sangat berdampak bagi SMPNK MM yang berstatus sekolah swasta yang sulit sekali diterima di SMA/SMK yang berstatus negeri dengan berbagai alasan. Dengan kesulitan dan hambatan yang dihadapi setiap penyaluran siswa baru maka kepala sekolah berkonsultasi dengan ketua Yayasan Bintang Timur untuk membuka SMA Maria Mediatrix sebagai jawaban dalam menyelesaikan masalah tersebut.

  • Latar belakang pendirian SMA Maria Mediatrix Ambon
  • Sejak tahun 1990 sampai dengan tahun 1992 lulusan SMPNK MM sulit diterima dalam penyaluran siswa baru.
  • SMA Xaverius yang merupakan sekolah induk untuk lulusan SMPNK MM membatasi penerimaan akibat sistem rayonisasi
  • SMP dalam satu rayon membatasi penerimaan siswa baru dengan alasan daya tampung terbatas
  • Cara mengatasi masalah tersebut:
  • Melaporkan kondisi tersebut kepada ketua Yayasan Bintang Timur Dra. Sr Yosephina Nurmalay TMM yang sekaligus sebagai Pembina dan Pemimpin Umum Tarekat Maria Mediatrix
  • Ketua Yayasan Bintang Timur memberikan surat rekomendasi kepada Nn.C. Laratmasse mewakili yayasan Bintang Timur untuk menghubungi instansi yang bersangkutan untuk pendirian SMA Maria Mediatrix Ambon.
  • Langkah-langkah yang dibuat
  • Ketua Yayasan Bintang Timur mengadakan pendekatan dengan meminta rekomendasi dari pihak
  • Majelis Persekolahan Swasta (MPS) Provinsi Maluku
  • Majelis Persekolahan Katolik (MPK)
  • Kepala Sekolah SMA Xaverius sebagai sekolah induk bpk Drs. N. Ngabalin
  • Ketua Yayasan Bintang Timur membuat surat permohonan pendirian SMA Maria Mediatrix kepada Kepala Kantor Departemen pendidikan dan kebudayaan Kota Ambon dengan  Nomor: 59/YBT/KA-TMM/92 tanggal 12 Oktober 1992 dengan melampirkan rekomendasi-rekomendasi tersebut
  • Dasar Hukum Pendirian SMA Maria Mediatrix Ambon
  • Surat Kepala kantor Departemen Pendidikan Kota Ambon Nomor 92/I/17.1/A/92, tanggal 01 Desember 1992 yang ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Nomor 87/I.17/M/93, tanggal 04 September 1993, tentang persetujuan Pendirian SMA Maria Mediatrix Ambon. Sertifikat Nomor data Sekolah (NDS) U 05034005 dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 25 Januari 1994.
  • Pengusulan pendirian SMA Maria Mediatrix Ambon dengan kepala sekolah atas nama Dra. Sr Lucia Renyaan TMM. Dengan demikian, pada tahun pelajaran 1994/1995 SMA Maria Mediatrix resmi menerima siswa baru dengan siswa SMP Naskat Maria Mediatrix Lulusan tahun 1994 dengan satu ruang belajar jumlah siswa saat itu 40 orang.  

Dengan berkat Tuhan dan doa Bunda Maria Pengantara, Yayasan Bintang Timur telah memiliki TK Maria Mediatrix I dan II, SD Naskat Maria Mediatrix I dan II, SMP Naskat Maria Mediatrix dan SMA Maria Mediatrix di tahun pelajaran 1994/1995. Dengan deikian maslah penyaluran siswa lulusan SMP Naskat Maria Mediatrix ke SMA Maria Mediatrix tidak lagi mengalami kesulitan. SMA Maria Mediatrix berdiri tanggal 04 September 1993 sehingga akan berulang tahun yang ke 30 pada tanggal 04 September 2023

Sesuai amanat pemerintah kepada Yayasan Bintang Timur sebagai mitra kerja dalam membangun, mengatasi kebodohan dan kemiskinan maka tercatat SMA Maria Mediatrix dapat bersaing dengan SMA Negeri maupun swasta yang berada di kota Ambon dan memiliki hak dan kewajiban membina dan mengembangkan pendidikan di lembaga ini sesuai harapan yang diembankan pemerintah sekalipun terbentur dengan minimnya dana operasional namun Yayasan Bintang Timur tetap memperjuangkan, mempertahankan, meningkatkan mutu pendidikan di SMA Maria Mediatrix Ambon.

Sejak berdirinya SMA Maria Mediatrix Ambon, banyak menerima siswa dari berbagai komunitas namun setelah kota Ambon dilanda konflik sosial maka komunitas yang ada saat ini hanya dari Kristen katolik dan Kristen Protestan.

Kendala biaya bukan merupakan tantangan bagi Tarekat Maria Mediatrix dan pemimpin SMA Maria Mediatrix Ambon saat ini, tetapi dengan animo dan cita-cita luhur untuk membangun budi pekerti luhur bagi anak-anak Tuhan inilah yang utama bagi Tarekat Maria Mediatrix Ambon dan personel yang ada pada SMA Maria Mediatrix Ambon.  Kepemimpinan sebagai  kepala sekolah sejak berdirinya SMA Maria Mediatrix Ambon sebagai berikut :

  1. Dra. Sr Lusia Renyaan TMM tahun 1993 – 1995
  2. Drs. Leopold Malirafin tahun 1995 – 2006
  3. Ny. Rosa Fautngilyanan S.Pd,M.Pd  tahun 2006 – 2019.
  4. Sr Rosalia Sakliressy TMM (Yuliana Sakliressy S.Pd) tahun 2019 – 2022
  5. Sr Editha Ngobut TMM (Paulina Ngobut S.Pd,M.Pd) tahun 2022 sampai saat ini.

Sejak berdirinya SMA Maria Mediatrix Ambon, kehadiran siswa/siswi melonjak sangat banyak mengingat satu-satunya SMA Swasta yang baru mulai di buka di kecamatan Nusaniwe. Seiring perjalanan waktu,  kota Ambon dilanda dengan konflik sosial, sekaligus dibuka sekolah negeri dan swasta lain di kecamatan Nusaniwe seperti SMA Negeri 10, SMA Negeri 6, SMA Negeri 12, SMA Swasta Ekumene, SMA Lentera, SMK Kesehatan, maka dampaknya adalah kehadiran siswa/siswi di SMA Maria Mediatrix sudah mulai berkurang sampai saat ini. Namun kami tetap yakin dan berjuang serta berpegang teguh pada animo masyarakat dan kepercayaan pada sekolah Swasta Katolik melalui perhatian dalam hal iman, karakter dan budi pekerti luhur juga prestasi akademik dan non akademik, kreasi seni dan tentu saja lulusan dari SMA Maria Mediatrix Ambon mencapai kesuksesan dalam mencapai tujuan dan cita-cita mereka, menjadi yang terbaik, berprestasi dalam profesi dan karier serta menjadi berkat bagi semua orang yang dilayani.

Besar harapan kami semoga sejarah dan latarbelakang berdirinya SMA Maria Mediatrix Ambon ini dapat dibaca, dipahami, sehingga dapat diketahui dan menjadi acuan bagi siapa saja yang berhati mulia dan memberikan kritik dan saran yang membangun serta motivasi dan apresiasi demi meningkatkan kualitas pendidikan pada sekolah ini.

PER MARIAM AD JESUM

Kirim Pesan
1
Tarekat Maria Mediatrix
Halo. Selamat datang di Tarekat Maria Mediatrix.
Ada yang bisa kami bantu?